Jl. Pariwisata No. 9, Meninting, Batu Layar, Lombok Barat+62 819-3313-1246[email protected]
Beranda/Properti/Lombok Tengah

Properti Dijual di Lombok Tengah

Menampilkan 1–18 dari 102 properti · harga tengah Rp 125 juta per are · halaman 1 dari 6

Sebelum menawar di Lombok Tengah

Bandara, sirkuit, dan pantai selancar berkumpul di satu kabupaten

Lombok Tengah yang kebagian infrastruktur. Bandara Internasional Lombok ada di sini dekat Praya, sirkuit Mandalika di sini, dan deretan teluk selatan yang sudah lebih dulu terkenal di kalangan peselancar juga di sini. Tidak ada wilayah lain di pulau ini yang menerima investasi sebanyak itu dalam sepuluh tahun.

Praya kota kerjanya, pesisir tujuannya

Praya ibu kota kabupaten: pasar, perkantoran, jalan bandara, sekolah. Bukan kota wisata dan tidak berpura-pura begitu. Kebanyakan pembeli melewatinya menuju selatan — Kuta, Tanjung Aan, Gerupuk, Mawun, Areguling, Selong Belanak.

Di peta teluk-teluk itu berdekatan, di lapangan rasanya terpisah jauh. Ada yang jalannya beraspal, ada sekolah dan sinyal. Ada yang pantainya luar biasa tapi tiga puluh menit jalan rusak. Perbedaan itu penentu nilai terbesar di pesisir ini.

Pasar sewa harian terkuat di pulau ini

Kedekatan bandara yang bekerja. Tamu mendarat lalu sampai di pesisir selatan sekitar setengah jam, tanpa kapal dan tanpa perjalanan panjang. Ditambah musim ombak yang panjang dan kalender balap internasional, permintaan tamu di sini paling bisa diandalkan.

Untuk tempat tinggal permanen, gambarannya lebih tipis. Rumah sakit dan sekolah besar ada di Praya atau Mataram. Desa pesisirnya kecil, dan layanannya mengikuti tamu, bukan penduduk.

Beli tanah di sini berarti beli proyek

Sedikit sekali yang sudah jadi di selatan. Umumnya kamu membeli bidang, lalu mencari tukang, sumber air, dan izin — dan menunggu satu sampai dua tahun. Itu bukan kekurangan kalau memang direncanakan. Jadi masalah besar kalau kamu mengira tinggal terima kunci.

Tiga pertanyaan sebelum membeli di pesisir ini

Air, karena beberapa punggung bukit di sini kering dan perlu bor dalam — tanyakan tetangga, bukan penjual. Akses, karena jalan yang selama ini dipakai orang belum tentu sama dengan hak lewat yang tertulis di sertifikat. Dan zonasi, sebab pemandangan laut tidak otomatis berarti bidang itu boleh dibangun penginapan; itu dipastikan di dinas tata ruang.